Chebii's Blog

Just another WordPress.com weblog

perempuan tanpa laki-laki?

Hey cewek, kalian pasti butuh cowok. Tapi apakah kalian tahu sebabnya. Lewat artikel ini aku mencoba mengemukakan pendapatku. Tapi tentu saja pendapat itu belum tentu benar. Aku yakin kalian punya pendapat lain. Nah jika kalian punya pendapat lain, silahkan komen.

Oke, kita langsung saja dengan pertanyaan tersebut, kenapa kita butuh cowok ? Sebuah pertanyaan sederhana, tapi jarang terlontar dari mulut kita. Kenapa, tentu saja semua itu disebabkan karena kita selalu terbawa arus perasaan. Kita lupa kalau kalimat itu butuh jawaban, meski jawabannya sangat sedehana. Kita butuh cowok, karena cowok adalah pasangan hidup kita. Sebuah jawaban yang sebenarnya sudah ada dalam hati kita.

Allah menciptakan manusia secara berpasangan, yaitu cowok, dan cewek. Tujuannya agar kehidupan manusia bisa berlangsung dan berkembang. Diantara keduanya dijadikan daya tarik sebagai fitrah Allah untuk cowok dan cewek agar hidupnya tenang. Cowok selalu membutuhkan cewek, tidak dapat tidak. Demikian juga, cewek membutuhkan cowok, tidak dapat tidak.

Bisa dibayangkan kalau cowok hidup sendirian, tanpa cewek. Bisa dibayangkan kalau cewek hidup sendirian dengan menjauhi cowok. Bukankah kehidupan akan tegak dengan adanya tolong menolong, dan bantu membantu antara keduanya dalam urusan dunia dan akhirat. Kebutuhan timbal balik antara cowok dan cewek, Allah telah menanamkan dalam fitrah masing masing dari kedua jenis manusia ini rasa jetertarikan terhadap lawan jenisnya, dan kecendrungan syahwati yang instinktif dengan adanya fitrah ketertarikan ini terjadilah pertemuan (perkawinan) dan reproduksi sehingga terpeliharalah kelangsungan hidup manusia di bumi ini.

Kalau cowok bukan pasangan hidup buat kita, mana mung-kin kita mau mencarinya. Kemana saja kita pergi, ke mall, ke konser, ke ulang tahun misalnya, tentu salah satu yang kita cari adalah cowok. Cowok seperti menjadi sebuah barang langka yang susah dicari di dunia ini. Karena setiap cewek punya selera tersendiri dalam memilih cowok. Ada cewek yang senang dengan cowok yang kekar. Ada cewek yang senang dengan cowok yang seksi. Bahkan ada juga cewek yang senang dengan cowok yang kurus.

Dimana saja kita berada, di sekolah, di kampus, di mall, bahkan di angkutan umum, tentu salah satu yang kita perhatikan adalah cowok. Cowok seperti menjadi sebuah obyek yang menak-jubkan. Dari perhatian itu, maka sering terlontar dari mulut kita, wah, cakep sekali cowok itu. Sebuah ungkapan yang secara tak sadar keluar dari seorang cewek. Ungkapan yang didorong oleh naluri sebagai kaum hawa. Karena ungkapan itu, seringkali cewek terbawa dengan perasaanya, dan berbuat yang kurang pantas dilakukan, memulai lebih dahulu dari cowok itu.

Kalau cowok bukan pasangan hidup buat kita, mana mung-kin kita mau membicarakannya. Dimana saja kita ngumpul dengan teman-teman, di sekolah, di kampus, di kantin, di angkutan umum, pasti salah satu yang dibicarakan adalah cowok. Cowok seperti menjadi sebuah bahan pembicaran yang sangat menarik. Tak lengkap rasanya kalau tak membicarakannya. Bahkan bicara soal cowok terasa lebih mengasyikan dibandingkan dengan membica-rakan masalah lainnya.

Bukan hanya cewek, cowok juga butuh cewek. Hidup cowok akan merasa kesepian tanpa cewek. Kemana saja pergi, salah satu yang dicari pasti cewek. Cewek akan menjadi suatu yang  langka, karena setiap cowok juga punya selera masing-masing dalam memilih cewek. Dimana saja cowok berada, pasti yang selalu diperhatikan adalah cewek. Cewek akan menjadi obyek pemandangan cowok. Dimana saja cowok ngumpul, pasti salah satu ayang dibicarakan adalah cewek. Cewek juga akan menjadi bahan pembicaraan yang menarik bagi cowok.

Memang antara cewek dan cowok sudah menjadi sesuatu yang tak mungkin dapat dipisahkan. Karena keduanya memang diciptakan oleh Allah untuk saling berpasangan. Allah juga telah menciptakan semua yang ada di dunia itu secara berpasangan. Ada siang, ada malam. Ada bulan, ada bintang. Ada gelap, ada terang. Dan tentu saja, ada cewek, ada cowok. Bahkan cewek, dan cowok sering diibaratkan seperti bunga, dan kumbang. Dari keduanya, lahirlah bunga-bunga baru.

Semua manusia yang hidup di dunia lahir dari rahim seorang ibu. Kecuali Adam, dan Hawa. Adam diciptakan Allah dari segumpal tanah, sedangkan Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam. Janin yang dikandung dalam rahim seorang ibu, berasal dari benih seorang bapak. Benih itu tertanam akibat adanya dorongan kebutuhan biologis antara keduanya. Benih itu kemudian tumbuh menjadi seorang bayi sebagai generasi penerus keturunan manusia.

Kita juga bisa hidup di dunia, berawal dari adanya rasa saling membutuhkan antara kedua orang tua kita. Dari hubungan mereka, maka tertanamlah benih dalam rahim ibu kita. Dalam beberapa bulan benih itu tumbuh menjadi janin yang sempurna. Setelah sembilan bulan lamanya, maka lahirlah sang bayi. Bayi itu kemudian akan tumbuh menjadi seorang remaja. Dalam diri remaja inilah mulai tumbuh rasa saling membutuhkan dengan lawan jenisnya.

Tentu saja, hubungan saling membutuhkan antara keduanya itu tidak hanya didorong oleh kebutuhan biologis saja. Tetapi harus dilandasi dengan iman. Hubungan antara cowok dan cewek yang hanya didorong oleh kebutuhan biologis tentu saja tak akan langgeng. Sedangkan hubungan yang dilandasi dengan iman akan langgeng, dan akan membawa kebahagiaan dunia dan akherat.

referensi : usniarie.com

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: