Pendekatan Pengembangan Sistem

Pengembangan sistem merupakan penyusunan sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada.

Indikator diperlukannya pengembangan sistem :
a. Keluhan pelanggan
b. Pengiriman barang yang sering tertunda
c. pembayaran gaji yang terlambat
d. Laporan yang tidak tepat waktu
e. Isi laporan yang sering salah, dll

Pendekatan pengembangan sistem :
1. Pendekatan klasik
Disebut juga dengan pendekatan tradisional atau pendekatan konvensional. Metodologi pendekatan klasik mengembangkan sistem dengan mengikuti tahapan-tahapan pada System Life Cycle.

2. Pendekatan Terstruktur
Pendekatan ini dilengkapi dengan alat-alat dan teknik-teknik yang dibutuhkan dalam pengembanagan sistem, sehingga hasil akhir dari sistem yang dikembangkan akan didapatkan sistem yang strukturnya didefinisikan dengan baik dan jelas.

3. Pendekatan dari bawah ke atas (Buttom-Up Approach)
Pendekatan ini dimulai dari perumusan kebutuhan-kebutuhan untuk menangani transaksi dan naik ke level atas dengan merumuskan kebutuhan informasi berdasarkan transaksi tersebut.

4. Pendekatan dari Atas ke Bawah (Top-down Approach)
Dimulai dengan mendefinisikan sasaran dan kebijaksanaan organisasi. selanjutnya dilakukan analisis kebutuhan informasi, kemudian proses turun ke pemrosesan transaksi, yaitu penentuan output, input, basis data, prosedur-prosedur operasi dan kontrol.

5. Pendekatan sepotong (piecemeal approach)
Pengembangan yang menekankan pada suatu kegiatan/alikasi tertentu tanpa memperhatikan posisinya di sistem informasi atau tidak memperhatikan sasaran organisasi secara global (memperhatikan sasaran dari kegiatan atau alikasi itu saja).

6. Pendekatan sistem (system approach)
Memperhatikan sistem informasi sebagai satu kesatuan terintegrasi untuk masing-masing kegiatan/aplikasinya dan menekankan sasaran organisasi secara global.

7. Pendekatan Sistem menyeluruh (total_system approach)
Pendekatan pengembangan sistem serentak secara menyeluruh, sehingga menjadi sulit untuk dikembangkan (ciri klasik).

8. Pendekatan Moduler(modular approach)
Pendekatan dengan memecah sistem komplek menjadi modul yang sederhana, sehingga sistem lebih mudah dipahami dan dikembangkan, tepat waktu, mudah dipelihara(ciri terstruktur)

9. Lompatan jauh (great loop approach)
Pendekatan yang menerapkan perubahan menyeluruh secara serentak menggunakan teknologi canggih, sehingga mengandung resiko tinggi, terlalu mahal, sulit dikembangkan karena terlalu komplek.

10. Pendekatan berkembang (evolutionary approach)
Pendekatan yang menerapkan teknologi canggih hanya untuk aplikasi-aplikasi yang memerlukan saja dan terus dikembangkan untuk perioade berikutnya mengikuti kebutuhan dan teknologi yang ada.

sumber : http://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:-s4rxfBoh_IJ:wsilfi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/9882/Pengembangan%2BSistem%2B1%2B2.pdf+pendekatan+pengembangan+sistem&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESidMUvhJ9N4_OFmHe4bDd2ZC-tnuu2RKthFSnM3JpKbacfe0Eqy7GSWGvtIWAW9eG5ejOC3AJKAegEJf6ewqJEH7wXV63CSEgiJMq3RT35BclVJU5eY2CCCv79cNLT2xHPxaIWi&sig=AHIEtbRdjt_yjiChTUAhUGqlqecZe9ZZ3A

Computer Vision

Computer Vision sering didefinisikan sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari bagaimana komputer dapat mengenali obyek yang diamati atau diobservasi. Arti dari Computer Vision adalah ilmu dan teknologi mesin yang melihat, di mana mesin mampu mengekstrak informasi dari gambar yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas tertentu.

computer vision diharapkan memiliki kemmpuan tingkattinggi sebagaiman
human visual. Kemampuan itu diantaranya adalah:
• Object detection → Apakah sebuah objek ada pada scene? Jika begitu,dimana batasan-batasannya..?
• Recognation → Menempatkan label pada objek.
• Description → Menugaskan properti kepada objek.
• 3D Inference → Menafsirkan adegan 3D dari 2D yang dilihat.
• Interpreting motion → Menafsirkan gerakan

Ada terdapat 3 proses yang terjadi dalam computer vision, yaitu:
• Memperoleh atau mengakuisisi citra digital.
• Operasi pengolahan citra.
• Menganalisis dan menginterpretasi citra dan menggunakan hasil pemrosesanuntuk tujuan tertentu, misal memandu robot, mengontrol peralatan, dll

Berikut ini adalah proses dari computer-vision :

Hirarki pada computer vision ada 3 tahap, yaitu:
• Pengolahan Tingkat Rendah (Image to image) → Menghilangkan noise, dan peningkatan gambar (enchament image).
• Pengolahan Tingkat Menengah (Image to dimbolic) → Kumpulan garis/vektor yang merepresentasikan batas sebuah obyek pada citra.
• Pengolah Tingkat Tinggi (Simbolic to simbolic) → Representasi simbolikbatas- batas obyek menghasilkan nama obyek tersebut.

Aplikasi Computer Vision
Sebagai teknologi disiplin, visi komputer berusaha untuk menerapkan teori danmodel untuk pembangunan sistem visi komputer. Aplikasi pada visi komputer mencakup berbagai macam sistem, yaitu:
1.Pengendalian proses (misalnya, sebuah robot industri atau kendaraanotonom).
2.Mendeteksi peristiwa (misalnya, untuk pengawasan visual atau orangmenghitung).
3.Mengorganisir informasi (misalnya, untuk pengindeksan database foto dangambar urutan).
4.Modeling benda atau lingkungan (misalnya, industri inspeksi, analisis gambar medis / topografis).
5.Interaksi (misalnya, sebagai input ke perangkat untuk interaksi manusiakomputer).
6.Sub-domain visi komputer meliputi adegan rekonstruksi, acara deteksi,pelacakan video, pengenalan obyek, belajar, pengindeksan, gerak estimasi,dan gambar restorasi

Sumber :
1. http://juliocaesarz.blogspot.com/2010/11/computer-vision.html
2. http://www.scribd.com/doc/61104513/AI-print

Layanan Telematika (Telematics Service)

Kata TELEMATIKA berasal dari istilah dalam bahasa perancis (TELEMATIQUE) yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari TELECOMMUNICATION and INFORMATICS) sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and communication. Istilah telematics juga dikenal sebagai (The New Hybrids Technology) yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah (konvergensi). Semula media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu.

1. Layanan Telematika dibidang Informasi
Penggunaan teknologi telematika dan aliran informasi harus selalu ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pemberantasan kemiksinan dan kesenjangan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain itu, teknologi telematika juga harus diarahkan untuk menjembatani kesenjangan politik dan budaya serta meningkatkan keharmonisan di kalangan masyarakat
Wartel dan Warnet memainkan peranan penting dalam masyarakat. Warung Telekomunikasi dan Warung Internet ini secara berkelanjutan memperluas jangkauan pelayanan telepon dan internet, baik di daerah kota maupun desa, bagi pelanggan yang tidak memiliki akses sendiri di tempat tinggal atau di tempat kerjanya. Oleh karena itu langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan jangkauan dan kandungan informasi pelayanan publik, memperluas pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengembangkan sentra-sentra pelayanan masyarakat perkotaan dan pedesaan, serta menyediakan layanan “e-commerce” bagi usaha kecil dan menengah, sangat diperlukan. Dengan demikian akan terbentuk Balai-balai Informasi. Untuk melayani lokasi-lokasi yang tidak terjangkau oleh masyarakat.

2. Layanan Telematika dibidang Keamanan
Layanan ini menyediakan fasilitas untuk memantau dan memberikan informasi bila ada sesuatu yang berjalan tidak seharusnya. Layanan ini dapat mengurangi tingkat pencurian dan kejahatan. Seperti contohnya dengan menggunakan Firewall dan juga anti virus yang ada.

3. Layanan Context Aware dan Event-Based
Di dalam ilmu komputer menyatakan bahwa perangkat komputer memiliki kepekaan dan dapat bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya berdasarkan informasi dan aturan-aturan tertentu yang tersimpan di dalam perangkat. Gagasan inilah yang diperkenalkan oleh Schilit pada tahun 1994 dengan istilah context-awareness. Context-awareness adalah kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Sebagai contoh : ketika seorang user sedang mengadakan rapat, maka context-aware mobile phone yang dimiliki user akan langsung menyimpulkan bahwa user sedang mengadakan rapat dan akan menolak seluruh panggilan telepon yang tidak penting. Dan untuk saat ini, konteks location awareness dan activity recognition yang merupakan bagian dari context-awareness menjadi pembahasan utama di bidang penelitian ilmu komputer.
Tiga hal yang menjadi perhatian sistem context-aware menurut Albrecht Schmidt, yaitu:
a. The acquisition of context
Hal ini berkaitan dengan pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks yang diinginkan, sebagai contoh : pemilihan konteks lokasi, dengan penggunaan suatu sensor lokasi tertentu (misalnya: GPS) untuk melihat situasi atau posisi suatu lokasi tersebut.

b. The abstraction and understanding of context
Pemahaman terhadap bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi nyata, bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan kinerja aplikasi, dan bagaimana tanggapan sistem dan cara kerja terhadap inputan dalam suatu konteks.

c. Application behaviour based on the recognized context
Terakhir, dua hal yang paling penting adalah bagaimana pengguna dapat memahami sistem dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilikinya serta bagaimana caranya memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap sistem.

4. Layanan Perbaikan Sumber
Layanan perbaikan sumber yang dimaksud adalah layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umumnya.

Konsep pengembangan sumber daya manusia di bidang telematika ditujukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan pendayagunaan SDM telematika dengan tujuan untuk mengatasi kesenjangan digital, kesenjangan informasi dan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dan optimal.

Kebutuhan akan SDM dapat dilihat dari bidang ekonomi dan bidang politik, yaitu :

Dilihat dari bidang ekonomi

Pengembangan telematika ditujukan untuk peningkatan kapasitas ekonomi, berupa peningkatan kapasitas industry produk barang dan jasa.

Dilihat dari bidang politik

Bagaimana telematika memberikan kontribusi pada pelayanan public sehingga menghasilkan dukungan politik.
Dari kedua bidang tersebut diatas kebutuhan terhadap telematika akan dilihat dari dua aspek, yaitu :

1. Pengembangan peningkatan kapasitas industry.
2. Pengembangan layanan publik.

Sasaran utama dalam upaya pengembangan SDM telematika yaitu sebagai berikut :
a. Peningkatan kinerja layanan public yang memberikan akses yang luas terhadap peningkatan kecerdasan masyarakat, pengembangan demokrasi dan transparasi sebagai katalisator pembangunan.
b. Literasi masyarakat di bidang teknologi telematika yang terutama ditujukan kepada old generator dan today generation sebagai peningkatan, dikemukakan oleh Tapscott.

contoh penggunaan layanan telematika untuk perbaikan sumber adalah dengan pengadaan e-book yang dapat membantu masyarakat menambah ilmu, dengan cara membaca melalui situs-situs ilmu yang terdapat pada fasilitas internet.

Referensi :
a. http://resty-pumpfh.blogspot.com/2009/12/layanan-telematika.html
b. http://ichainhere.blogspot.com/2011/10/layanan-telematika_09.html
c. http://galuhkurniawan.blogspot.com/2011/10/layanan-perbaikan-sumber-telematika.html
d. Buku kamus komputer & informasi

Jaringan Wireless

Pengertian Wireless
Wireless atau wireless network merupakan sekumpulan komputer yang saling terhubung antara satu dengan lainnya sehingga terbentuk sebuah jaringan komputer dengan menggunakan media udara/gelombang sebagai jalur lintas datanya. Pada dasarnya wireless dengan LAN merupakan sama-sama jaringan komputer yang saling terhubung antara satu dengan lainnya, yang membedakan antara keduanya adalah media jalur lintas data yang digunakan, jika LAN masih menggunakan kabel sebagai media lintas data, sedangkan wireless menggunakan media gelombang radio/udara. Penerapan dari aplikasi wireless network ini antara lain adalah jaringan nirkabel diperusahaan, atau mobile communication seperti handphone, dan HT.

Wireless LAN
Wireless Local Area Network pada dasarnya sama dengan jaringan Local Area Network yang biasa kita jumpai. Hanya saja, untuk menghubungkan antara node device antar client menggunakan media wireless, chanel frekuensi serta SSID yang unik untuk menunjukkan identitas dari wireless device.

Mode Pada Wireless LAN
Tidak seperti pada LAN konvensional (kabel), pada Wireless LAN hanya terbagi ke dalam dua mode pemasangan (instalasi), yaitu mode add hock dan infrastruktur. Komunikasi Add Hock adalah sambungan komunikasi langsung antara masing-masing komputer/laptop dengan menggunakan media wireless. Penggunaan mode ini sama halnya dengan hubungan komunikasi point to multi point pada jaringan LAN konvensional. Masing-masing PC atau Laptop yang akan dihubungkan dengan mode add hock ini harus mempunyai SSID sebagai identitas dari PC yang akan digunakan untuk komunikasi dengan yang lainnya.
Pada komunikasi Add hock, tidak memerlukan access point untuk bisa saling berhubungan. Masing-masing host hanya harus memiliki transceiver serta receiver wireless untuk bisa berkomunikasi secara langsung.

A. Berbasis Ad-hoc
Jaringan Berbasis W-LAN Ad_Hoc

Mode yang kedua adalah infrastruktur, dimana jaringan ini diperlukan sebuah akses point untuk melayani komunikasi utama pada jaringan wireless. Keberadaan access point dimaksudkan untuk mentransmisikan data pada PC untuk jangkauan tertentu pada suatu area/wilayah. Pada mode infrastruktur ini dapat diperluas lagi menjadi jaringan Wireless LAN yang lebih besar dan kompleks dengan menambahkan beberapa Access Point pada titik-titik tertentu untuk memperluas jangkauannya.

B. Berbasis Infrastruktur
Jaringan berbasis WLAN Infrastruktur

Wireless LAN diperlukan ketika sebuah LAN konvensional tidak lagi bisa dikembangkan karena alasan tertentu, misal, sulitnya pengembangan model LAN konvensional karena keterbatasan tempat, ruang dan hal lainnya.

Komponen pada WLAN
Untuk bisa mengembangkan sebuah mode WLAN, setidaknya diperlukan empat komponen utama yang harus disediakan, yaitu :
1. Access Point
Access Point akan menjadi sentral komunikasi antara PC ke ISP, atau dari kantor cabang ke kantor pusat jika jaringan yang dikempangkan milik sebuah korporasi pribadi. Access Point ini berfungsi sebagai konverter sinyal radio yang dikirimkan menjadi sinyal digital yang akan disalurkan melalui perangkat WLAN lainnya untuk kemudian akan dikonversikan kembali menjadi sinyal radio oleh receiver.

2. Wireless LAN Interface
Alat ini biasanya merupakan alat tambahan yang dipasangkan pada PC atau Laptop. Namun pada beberapa produk laptop tertentu, interface ini biasanya sudah dipasangkan pada saat pembeliannya. Namun interface ini pula bisa diperjual belikan secara bebas dipasaran dengan harga yang beragam. Disebut juga sebagai Wireless LAN Adaptor USB.

3. Mobile/Desktop PC
Perangkat akses untuk pengguna (user) yang harus sudah terpasang media Wireless LAN interface baik dalam bentuk PCI maupun USB.

4. Antena External
Digunakan untuk memperkuat daya pancar. Antena ini bisa dirakit sendiri oleh client (user), misal : antena kaleng.

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan Pada WLAN
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat membangun WLAN, seperti :
Seberapa besar jaringan WLAN akan dibangun. Dalam hal ini, adalah melihat kebutuhan akan jaringan yang akan dibangun nantinya. Jangan sampai pembangunan WLAN memakan biaya yang besar, sementara penggunaannya hanya terbatas untuk beberapa client saja. Meski bisa dijadikan sebagai investasi jangka panjang, akan tetapi akan jauh lebih bijak jika hanya untuk menghubungkan beberapa PC/Laptop menggunakan media komunikasi Add Hock (peer to peer)
Sistem keamanan. Sistem keamanan ini penting dalam sebuah jaringan WLAN. Sebab WLAN merupakan sebuah jaringan yang rentan terhadap serangan dari luar karena komunikasinya menggunakan sinyal radio/gelombang yang bisa ditangkap oleh client ‘x’ pada area-area tertentu. Sistem keamanan ini penting karena jalur komunikasi data bisa saja berisi data-data rahasia dan penting, sehingga orang tidak bisa masuk kecuali melalui ijin akses yang telah distandarkan.
Koneksi yang akan dikembangkan. Meskipun secara umum, akses point mampu menampung hingga ratusan klien dibawahnya, akan tetapi secara prosedur, para vendor penyedia piranti akses point merekomendasikan belasan hingga 40-an client yang boleh terhubung dalam sebuah layanan WLAN. Hal ini berpengaruh pada tingkat kecepatan dan pembagian hak akses pada jaringan yang tersedia.

MOBILE COMPUTING DAN CLOUD COMPUTING

A. Mobile computing adalah kemampuan teknologi untuk menghadapi perpindahan/pergerakan manusia dalam penggunaan komputer secara praktis
Apa itu mobilitas ? Beberapa pengertian tentang mobile computing diantaranya :
- Mobile computing merupakan paradigma baru dari teknologi yang mampu melakukan komunikasi walaupun user melakukan perpindahan.
- Merupakan kemajuan teknologi komputer, sering disebut sebagai mobile computer (portable computer) yang dapat berkomunikasi dengan jaringan tanpa kabel (nirkabel).
- Merupakan sekumpulan peralatan(hardware), data, dan perangkat lunak aplikasi yang bermobilisasi/berpindahlokasi.
- Merupakan kelas tertentu dari system terdistribusi dimana beberapa node dapat melepaskan diri dari operasi terdistirbusi, bergerak bebas, dan melakukan koneksi kembali pada jaringan yang berbeda.
- Tidak sama dengan wireless computing.

Dari definisi diatas kita dapat memahami mengapa kita membutuhkan mobile computing. Kata kuncinya adalah kita manusia dinamis yang senantiasa bergerak dan berkembang dari satu keadaan ke keadaan yang lain. Sehingga membutuhkan suatu device yang mampu mengikuti pergerakan kita. Bergerak disini dilihat dari dua sisi yaitu orang dan device.
Orang bergerak
- Perpindahan posisi geografis
− Perpindahan jaringan komunikasi
− Perpindahan peralatan komunikasi
− Perpindahan antara aplikasi
Device bergerak
− Perpindahan posisi geografis
− Perpindahan jaringan komunikasi
Jenis Mobile Computing
1. Laptop
2. Wearable computer
3. PDA
4. Smart phone
5. Carputer
6. UMPC

Aplikasi Mobile Computing :
- GPR (Global Positioning System)
- Wireless (Acess)
- GIS (Location)

Dengan dukungan Mobile Computing, seseorang dimanapun berada, tetap dapat bekerja dan melakukan aktifitas business dengan konsep Mobile Computing
- Mobile/Migrasi
- Security
- Authentication
- Privacy
Hardware Computing :
- Laptop (Computing Unit)
- LCD (Display Unit)
- Wireless (Comunication Unit)
Sofware Computing :
- Operating System
- GUI
- Application, Cell phone application, Calendar dll
- Java ME, Popular untuk game
- Mobile Operation System
Mobile Operation System :
- Java Mobile
- Symbian for Nokia
- Android berbasis Linux
- I phone mac OSX
- Palm OS (PDA)
- Blackberry System
- Dll

Infrastruktur dari mobile computing

Mobile Computing

B. Cloud Computing adalah Cloud computing pada dasarnya adalah menggunakan Internet-based service untuk mensupport business process, Kata-kata “Cloud” sendiri merujuk kepada simbol awan yang di dunia TI digunakan untuk menggambarkan jaringan internet (internet cloud). Cloud computing adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer (‘komputasi‘) dan pengembangan berbasis Internet (‘awan’). Cloud /awan merupakan metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan computer, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya adalah suatu moda komputasi dimana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat Internet (“di dalam awan”) tanpa pengetahuan tentangnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap infrastruktur teknologi yang membantunya.

Layanan Cloud Computing
Layanan cloud memiliki 3 karakteristik yang membedakan dengan penempatan layanan traditional blain antara lain dijual sesuai kebutuhan (on demand), biasanya dalam hitungan menit atau jam; bersifat elastis, pengguna dapat memilih sedikit atau banyaknya layanan yang diinginkan pada suatu waktu tertentu; dan layanan tersebut sepenuhnya dikelola oleh vendor tersebut (konsumen hanya membutuhkan komputer dan akses internet). Beberapa inovasi virtualisasi yang berpengaruh, distributed computing, peningkatan akses jaringan internet yang cepat dan lemahnya ekonomi menjadi faktor yang mempercepat keberadaan cloud computing.

Terdapat tiga komponen platform = computer desktop, mobile devices dan cloud, dengan memperhatikan masalah kemudahan dan keamanan, dimungkinkan dapat dengan mudah para user untuk pindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain dimana saja.
Teknologi cloud akan memberikan kontrak kepada user untuk service pada 3 tingkatan:
• Infrastructure as Service, hal ini meliputi Grid untuk virtualized server, storage & network. Contohnya seperti Amazon Elastic Compute Cloud dan Simple Storage Service.
• Platform-as-a-service: hal ini memfokuskan pada aplikasi dimana dalam hal ini memungkinkan developer untuk tidak memikirkan hardware dan tetap fokus pada application development nya tampa harus mengkhawatirkan operating system, infrastructure scaling, load balancing dan lainya. Contoh nya yang telah mengimplementasikan ini adalah Force.com dan Microsoft Azure investment.
• Software-as-a-service: Hal ini memfokuskan pada aplikasi denga Web-based interface yang diakses melalui Web Service dan Web 2.0. contohnya adalah Google Apps, SalesForce.com dan social network application seperti FaceBook.
Beberapa investor saat ini masih mencoba untuk mengekplorasi adopsi teknologi cloud ini untuk dijadikan bisnis sebagaimana Amazon dan Google telah memiliki penawaran khusus pada untuk teknologi cloud,Microsoft dan IBM juga telah melakukan investasi jutaan dollar untuk ini.

Infrastruktur Cloud Computing

Cloud Computing

1. contoh studi kasus penggunaan mobile computing adalah BLACKBERRY
Blackberry adalah salah satu dari sekian banyak aplikasi dari mobile computing karena dilihat dari definisinya,mobile computing adalah computer yang dibuat untuk mengatasi masalah perpindahan,atau lebih mudahnya adalah computer yang mudah dibawa kemana-mana dan dapat digunakan untuk berkomunikasi satu sama lain.Salah satu fasilitas yang ada di black berry untuk berkomunikasi antara satu sama lain yaitu blackberry messenger atau yang lebih dikenal BBM.Fasilitas dari blackberry ini menggunakan PIN code dalam berkomunikasi satu sama lain.PIN code ini hanya untuk membedakan antara blackberry satu dengan blackberry yang lain.PIN code ini terdiri dari 8 digit,yang terdiri dari alphabet dan numerik.Blackberry messenger memiliki beberapa kelebihan antara lain
- Bisa digunakan untuk melakukan komunikasi berupa chatting
- Memerlukan biaya yang lebih murah daripada SMS biasa
- Pesan yang diterima,tidak memenuhi inbox
- Bisa melakukan chatting dengan grup
Akan tetapi dari beberapa kelebihan tersebut,blackberry messenger memiliki beberapa kekurangan pula,antara lain
Hanya bisa digunakan oleh sesama pengguna blackberry. Tidak bisa saling berkomunikasi anatara sesama pengguna apabila tidak mengetahui pin code nya.

2. contoh studi kasus penggunaan cloud computing adalah Amazon Web Services
Dengan EC2, pelanggan membuat mereka sendiri Amazon Machine Images (AMIs) yang berisi sistem operasi, aplikasi, dan data, dan mereka mengontrol berapa banyak contoh masing-masing berjalan AMI pada waktu tertentu. Pelanggan membayar jam misalnya-(dan bandwidth) yang mereka gunakan, menambahkan sumber daya komputasi pada waktu puncak dan menghapus mereka ketika mereka tidak lagi diperlukan. EC2 ini, Simple Storage Service (S3), dan lainnya korban Amazon skala untuk memberikan layanan melalui internet dalam kapasitas besar untuk jutaan pengguna.
Amazon menyediakan lima jenis server yang berbeda mulai dari yang sederhana-core server x86 delapan-core untuk server x86_64. Anda tidak perlu untuk mengetahui server yang sedang digunakan untuk memberikan contoh layanan. Anda dapat menempatkan contoh-contoh di lokasi geografis yang berbeda atau zona ketersediaan. Amazon memungkinkan elastis alamat IP yang dapat dialokasikan secara dinamis terhadap kasus.

Referensi :
1. http://fakti.upy.ac.id/index.php?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=130
2. http://p3m.amikom.ac.id/p3m/60%20-%20TEKNOLOGI%20JARINGAN%20TANPA%20KABEL%20_WIRELESS_.pdf
3. http://ipgw.files.wordpress.com/…/mobile-computing-dan-cloud-computing

to GOD be the glory

How can I say thanks
for the things you have done for me
Things so undeserved
Yet you give to prove your love for me
The voices of a million angels
Cannot express my gratitude
All that I am or ever hope to be
I owe it all to Thee

(Chorus)
To God be the glory
To God be the glory
To God be the glory
For the things He has done
With His blood, He has saved me
By His power, He has raised me.
To God be the glory
For the things he has done

(Bridge)
Just let me live my life
And let it be pleasing, Lord to Thee
And should I gain any praise,
Let it go to Calvary.

With His blood, He has saved me
By His power, He has raised me.
To God be the glory
For the things he has done.

Hymns For Contemporary Worship (Vol. 1)

Love wandered inside
Stronger than you
Stronger than I
And now that it has begun
We cannot turn back
We can only turn into one

[Chorus:]
I won’t ever be too far away to feel you
And I won’t hesitate at all
Whenever you call
And I’ll always remember
The part of you so tender
I’ll be the one to catch your fall
Whenever you call

And I’m truly inspired
Finding my soul
There in your eyes
And you
Have opened my heart
And lifted me inside
By showing me yourself
Undisguised

[Chorus]

And I will breathe for you each day
Comfort you through all the pain
Gently kiss your fears away
You can turn to me and cry
Always understand that I
Give you all I am inside

[Chorus]

I won’t ever be too far away to feel you
And I won’t hesitate at all
Whenever you call

[Chorus]

Syarat-syarat Pernikahan Catatan Sipil

Syarat-syarat Pernikahan Catatan Sipil

Setelah menikah secara agama, Anda harus segera melaporkan diri ke Catatan Sipil agar pernikahan Anda juga diakui oleh negara. Untuk pernikahan secara Kristen, umumnya petugas Catatan Sipil juga hadir saat pemberkatan berlangsung sehingga pernikahan Anda langsung tercatat di Catatan Sipil. Karena itu sebaiknya Anda juga mempersiapkan berkas-berkas yang diperlukan untuk Catatan Sipil, bersamaan dengan persiapan pernikahan Anda di KUA atau di gereja.
Bagi pasangan sesama WNI
1. Foto gandeng berdua ukuran 4x6cm, 10 lbr
2. Fotokopi KTP masing-masing dilegalisasi lurah, 2 lbr
3. Fotokopi KK masing-masing dilegalisasi lurah, 2 lbr
4. Surat keterangan dari lurah masing-masing model N1 s/d N4 1 set (asli) dan foto kopi, 2 set
5. Fotokopi Surat Baptis masing-masing, 2 lbr
6. Akte Kelahiran masing-masing, asli dan fotokopi, 2 lbr
7. Surat Nikah perkawinan agama, asli dan fotokopi, 2 lbr
8. Fotokopi KTP saksi masing-masing, 2 lbr
9. Akte Kematian atau Akte Perceraian dari Cat. Sipil (bagi yang sudah pernah menikah, asli dan fotokopi, 2 lbr
10. Akta Kelahiran Anak yang akan diakui/disahkan, 2 lbr
11. Materai Rp 6.000,-, 6 lbr
12. Fotokopi SKBRI untuk WNI keturunan (bila belum memiliki SKBRI sendiri, dapat memberikan SKBRI ayah dan ibu), 2 lbr
13. SK Ganti Nama, 2 lbr
14. Fotokopi K-1 masing-masing (untuk WNI keturunan), 2 lbr
15. Ijin dari Komandan bagi Anggota TNI/Kepolisian, asli dan fotokopi, 2 lbr
Bagi pasangan menikah campuran (syarat administrasi yang harus dilengkapi WNA)
1. Fotokopi paspor yang lembarannya telah dicap, 2 lbr
2. Akte Kelahiran, asli dan fotokopi, 2 lbr
3. Fotokopi Surat Baptis, 2 lbr
4. Surat ijin dari Kedutaan/Konsul/Perwakilan Negara Asing WNA tersebut di Jakarta, 2 lbr
5. Surat bukti lunas pajak (bagi yang bekerja di Indonesia), 2 lbr
6. Surat Keterangan dari Imigrasi dan Departemen Tenaga Kerja (bagi yang bekerja di Indonesia), 2 lbr
7. Surat Tanda Melapor Diri (STMD) dari Kepolisian, 2 lbr
Waktu yang tepat untuk mencatatkan perkawinan:
* 10 hari kerja sejak tanggal pendaftaran. Jika kurang dari 10 hari kerja, harus dengan dispensasi dari Camat, dan harus ditandatangani Camat.
* Sebelum 1 bulan sejak perkawinan menurut agama dilangsungkan.
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Propinsi juga melayani Pencatatan Perkawinan bagi mereka yang telah melangsungkan perkawinan menurut hukum dan tata cara agama selain agama Islam. Pencatatan Perkawinan didasarkan atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

refleksi

Refleksi

• Matius 5 : 13 – 16 tentang Garam Dunia dan Terang Dunia
Melalui kegiatan ini, kita diutus oleh Tuhan untuk menjadi garam dan terang bagi dunia. Sebagai garam, kita senantiasa menjadi rasa bagi dunia ini. Tanpa garam, makanan akan menjadi hambar, begitu pula kita tanpa sentuhan tangan Tuhan, kita tidak akan menjadi orang yang berguna. Kita menjadi garam bagi dunia ini sehingga dunia ini juga akan menjadi tempat yang berkenan dimata Tuhan. Kita menjadi terang di dunia sehingga dimanapun kita berada, kita boleh memancarkan kemuliaan Tuhan .
• Matius 22 : 39 “Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah : Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”
Kita diajarkan oleh Tuhan untuk saling mengasihi sesama kita manusia. Hal ini salah satunya dapat terwujud melalui kegiatan ini. Kita bisa meringankan sedikit dari beban mereka misalnya dengan cara memberikan sembako, ikut bermain bersama mereka sehingga mereka juga bisa tertawa bersama-sama dengan kita. Disini, kita diutus oleh Tuhan untuk menjadi berkat bagi sesama. Janganlah kita saling membenci atau membeda-bedakan karena Tuhan tidak menghendaki hal itu terjadi. Oleh karena itu, sekiranya kita dapat mengasihi sesama dan menciptakan suatu lingkungan yang baik tanpa harus membenci dan membeda-bedakan.
• Lukas 6 : 38 “Berilah dan kamu akan diberi: Suatu takaran yang baik, yang dipadatkan yang digoncang dan yang tumpah keluar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu….”
Dengan adanya kegiatan ini, kita dapat saling menolong sesama. Kita memberi sedikit dari apa yang kita miliki untuk membuat mereka bahagia. Sekiranya juga pemberian kita ini tidak perlu diperhitungkan, karena Tuhan mengatakan sendiri bahwa bagi kita yang memberi maka kita akan diberi. Jadi kita tidak perlu memperhitungkan. Kita hanya percaya, Tuhan pasti akan membalas semuanya.

Resep : cream soup

Cream Soup:
bahan:
100gr Jamur kaleng, cincang
150 gr Ayam rebus, potong dadu
50 gr Bawang bombay, cincang
1,5 lt Kaldu ayam
250 ml Susu evaporated
50 gr Tepung terigu
100 gr Mentega
½ sdt Merica bubuk
2 sdt Garam
1 sdt Chicken powder
Cara membuatnya :
Panaskan margarin, tumis bawang bombay sampai layu, masukkan tepung terigu, aduk rata, biarkan terigu matang, tuangi susu dan kaldu, aduk rata biarkan mendidih, pindahkan kedalam panci.
Masukkan ayam, jamur dan bumbu lainnya, aduk rata. Tes cicip, bila sudah pas, matikan api.Penyelesaian :
Tuang sup kedalam mangkuk keramik tahan panas, tutup bagian atasnya dengan adonan pastry. Oven hingga pastry matang coklat kekuningan.
Angkat, sajikan panas.
Pastry:
bahan:
1 kg Tepung terigu protein tinggi
550 gr Air
30 gr Gula pasir
15 gr Garam
50 gr Telur ( lk. 1 btr)
100 gr Margarine
500 gr Korsvet / Pastry margarine.
Cara membuat :
Aduk tepung terigu dan gula pasir, tuangi air dan telur, diuleni hingga rata, masukkan mentega dan garam. Uleni terus hingga setengah kalis.
Taruh dalam wadah tertutup, istirahatkan adonan selama 20 menit, dikulkas.
Gilas adonan memanjang, letakkan pastry margarine ditengahnya, lipat, lalu gilas dengan lipatan tunggal. Istirahatkan 5 menit dikulkas. Gilas lagi, lipat lagi (lihat praktek). Lakukan hingga 3 kali lipatan.
Terakhir, gilas tipis, dan buat model sesuai selera. Salah satunya untuk menutup mangkuk pada pembuatan Zupa Soup.

pembelajaran program pascal dengan CD interaktif

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Materi matakuliah di bangku perkuliahan saat ini sangat beragam. Khususnya untuk mahasiswa jurusan Sistem Informasi. Mahasiswa dituntut untuk mempelajari bahasa pemrograman tingkat dasar. Contohnya bahasa pemrograman Pascal. Pada umumnya, dalam pembelajaran bahasa pemrograman pascal ditunjang dengan paraktikum.
Namun dari proses perkuliahan dan juga praktikum penunjang yang ada, sebagian mahasiswa mengalami kesulitan untuk memahami bahasa pemrograman pascal. Dikarenakan penjelasan yang kurang jelas dan juga terbatasnya materi praktikum pascal. Sehingga mahasiswa tidak mendalami materi ini.
Pada jaman yang sangat maju ini, sudah banyak bermunculan suatu alternatif pembelajaran yang dapat dipilih. Salah satunya adalah CD interktif. Dari cd ini, user dapat mempelajari materi yang terdapat di dalamnya. Dikarenakan proses pembelajaran yang lebih mudah, menarik, juga harganya yang relatif terjangkau makan menarik perhatian banyak orang untuk memilih alternatif pembelajaran ini.
Oleh karena itu, penulis membuat CD interaktif untuk bahasa pemrograman pascal dengan menggunakan Adobe flash CS5. Diharapkan dengan adanya aplikasi ini, dapat membantu mahasiswa dalam memahami materi bahasa pemrograman pascal dengan mudah dan cepat. Sehingga mahasiswa dapat mengaplikasikan secara benar penggunaan bahasa pemrograman pascal.

1.2 Batasan Masalah
Perancangan dan pembuatan aplikasi CD interaktif untuk matakulaih bahasa pemrograman pascal dibuat dengan menggunakan Adobe Flash CS5. Isi dari CD interaktif ini adalah silabus untuk setiap pertemuan, penjelasan materi untuk setiap bab, penjelasan berupa rekaman video dalam pembuatan program, soal-soal latihan, dan juga disertai dengan adanya kunci jawaban sehingga dapat membantu mahasiswa jika mengalami kesulitan dalam menjawab soal-soal latihan yang ada.

1.3 Tujuan Penulisan
Penulisan ini dibuat dengan tujuan untuk membuat sebuah aplikasi yang menyajikan penjelasan, soal-soal latihan dan juga kunci jawaban untuk soal yang disajikan sehingga dapat membantu mahasiswa mendalami materi bahasa pemrograman pascal dengan cepat, dan mudah.
1.4 Metode Penulisan
Dalam pemyusunan penulisan ilmiah ini, penulis menggunakan metode studi pustaka. Penulis membaca teori-teori sebagai referensi yang berkaitan dengan penggunaan software Adobe flash CS5, teori dan penjelasan mengenai pemrograman pascal, teori-teori yang mendukung dalam proses pembuatan aplikasi ini, juga struktur navigasi yang digunakan dalam aplikasi CD interaktif ini. Selain dari buku-buku, penulis juga mengumpulkan informasi dari internet.
Setelah mengumpulkan informasi yang diperlukan, penulis melakukan proses pembuatan aplikasi ini. Dimulai dengan persiapan, perancangan design, proses pembuatan, strikutr navigasi, sampai pada proses burning.
1.5 Sistematika Penulisan
Untuk mempermudah dalam melihat keterhubungan anatar satu bab dengan bab yang lain, diperlukan suatu sistematika penulisan secara garis besar. Adapun sistematika penulisan ilmiah ini tersusun dalam 4 bab, yaitu sebagai berikut :
Bab 1 : Pendahuluan
Berisi mengenai latar belakang masalah, batasan masalah, tujuan penulisan, metode penulisan, dan juga sistematika penulisan.
Bab 2 : Landasan Teori
Berisi mengenai teori tentang pascal, software yang digunakan untuk pembuatan aplikasi, dan juga struktur navigasi.

Bab 3 : Pembahasan Masalah
Berisi mengenai proses pembuatan aplikasi CD interaktif yang dimulai dari persiapan, perancangan design, langkah-langkah pembuatan, sampai pada proses burning.
Bab 4 : Penutup
Berisi mengenai kesimpulan dari pembahasan bab-bab yang sebelumnya. Juga disertai dengan saran untuk pengembangan aplikasi selanjutnya.

Contoh Perancangan Database pada puskesmas

Contoh Perancangan Database pada puskesmas:
Sebuah puskesmas ingin membuat database mengenai data balita. Dari database tersebut bisa diketahui :
1. Jumlah Penduduk di wilayah puskesmas berdasarkan Jenis Kelamin, Tingkat pendidikan, pekerjaan
2. Jumlah Keluarga Miskin di wilayah puskemas, informasi ini dapat membantu pemerintah dalam perncanaan kegiatan pengentasan kemiskinan dan dalam penyaluran bantuan bagi keluarga miskin
3. Persentase Jumlah Balita yang lahir dengan berat badan waktu lahir rendah, Tingginya Balita lahir dengan berat badan rendah menggambarkan status gizi ibu sewaktu mengandung, sehingga perlu peningkatan intervensi kegiatan yang diarahkan pada ibu hamil, disamping itu informasi bayi lahir dengan berat badan rendah segera melakukan pemberian makanan tambahan agar tidak menjadi balita gizi buruk.
4. Jumlah balita gizi buruk, Gizi Kurang, dan gizi baik, informasi ini dapat digunakan untuk merencanakan penanggulangan gizi buruk.

1. Pengumpulan Data dan Analisis Permintaan
Kelompok pemakai dan analisis permintaan
- Petugas puskesmas
- Masyarakat
- Pemerintah
2. Perancangan Model Konseptual Database
a. Perancangan Skema Konseptual
1. Table Kepala Keluarga
- Id_kk
- Nama_kk
- Tempat_lahir
- Tanggal_lahir
- Jenis_kelamin
- Pekerjaan
- Alamat
- Gakin

2. Table Data Anggota Keluarga
- Id_anggota_kk
- Id_kk
- Nama
- Tempat_lahir
- Tanggal_lahir
- Jenis_kelamin
- Pekerjaan
- Hubungan
- Alamat

3. Table Data Balita
- Id_balita
- Id_anggota_kk
- Bb_waktu_lahir
- Pb_waktu_lahir
- Kms_balita
a. Entity
Puskesmas(petugas, masyarakat, pemerintah)
b. Atribut dan Primary Key
- Id_kk, Nama_kk, Tempat_lahir, Tanggal_lahir, Jenis_kelamin, Pekerjaan, Alamat, Gakin
- Id_anggota_kk, Id_kk, Nama, Tempat_lahir, Tanggal_lahir, Jenis_kelamin, Pekerjaan, Hubungan, Alamat
- Id_balita, Id_anggota_kk, Bb_waktu_lahir, Pb_waktu_lahir, Kms_balita

Form Tampilan Program

c. Perancangan Model Fisik Database
Table Kepala Keluarga
Query : Create Table K_Keluarga ( Id_kk varchar(10) Not null Primary key, Nama_kk varchar(30), Tempat_Lahir varchar(30), Tenggal_Lahir date, J_Kelamin varchar(1), Pekerjaan varchar (30), Pendidikan varchar(30), Alamat varchar(100), Gakin varchar(1));
Field type Null
Id_kk varchar(10) No
Nama_kk varchar(30) No
Tempat_lahir varchar(30) No
Tanggal_lahir date No
Jenis_kelamin varchar(1) No
Pekerjaan varchar(30) No
Pendidikan varchar(30) No
Alamat varchar(100) No
Gakin varchar(1) No
Keterangan pengisian :
1. Id_kk sebagai Primary Key
2. Nama_kk berisi Nama Kepala Kelurga
3. Tempat_lahir tempat dari Kepala Keluarga
4. Tgl_lahir :Tanggal lahir dari Kepala Keluarga
5. Sex berisi kategori laki-laki dan perempuan dari Kepala Keluarga
6. Pekerjaan adalah pekerjaan dari kepala keluarga yang berisi kategori PNS, Swasta, Petani, Pedagang, Nelayan, Buruh,Tidak bekerja
7. Pendidikan adalah Tingkat Pendidikan kepala keluarga berisi kategori PT, Akademi, SMU,SMP,SD,Tidak Sekolah
8. Alamat adalah Alamat Kepala Keluarga
9. GAKIN berisi kategori : ya dan Tidak

Table Data Anggota Keluarga
Query : Create Table A_Keluarga( Id_A_K varchar(10) not null primary key, Id_kk varchar(10), Nama varchar(30), Tempat_Lahir varchar(30), Tanggal_lahir date, J_Kelamin varchar(1), Pekerjaan varchar(10), Hubungan varchar(10), Alamat varchar(100));
Field Type Null
Id_anggota_keluarga varchar(10) No
Id_kk varchar(10) No
Nama varchar(30) No
Tempat_lahir varchar(30) No
Tanggal_lahir Date No
Jenis_kelamin varchar(1) No
Pekerjaan varchar(10) No
Hubungan varchar(10) No
Alamat varchar(100) No
Keterangan pengisian :
1. Id_Anggota_kk sebagai Primary Key dari table Anggota_kk yaitu data Integral 10 digit
2. Id_kk adalah current key dari Tabel data_kk
3. Nama : nama anggota Keluarga
4. Tempat_lahir adalah Tempat Lahir dari anggota Keluarga
5. Tgl_lahir adalah Tanggal Lahir dari anggota Keluarga
6. Jenis_kelamin adalah Jenis Kelamin dari anggota keluarg yang berisi kategori laki-laki dan perempuan
7. Hubungan adalah hubungan dari anggota keluarga dengan kepala keluarga yang berisi kategori : Isteri, Anak, Orang Tua, Saudara Kandung, dll
8. Pekerjaan adalah Pekerjaan dari anggota keluarga berisi kategori PNS, Swasta, Petani, Pedagang, Nelayan, Buruh,Tidak bekerja
9. Pendidikan adalah Pendidikan dari anggota Keluarga berisi kategori Sarjana,Diploma, SMU,SMP,SD,Tidak Sekolah

Table Data Balita
Query : Create table Balita (Id_Balita varchar(10) not null primary key, Id_A_K varchar(10), Bb_W_L varchar(10), Pb_W_L varchar(10), KMS_B varchar(1));
Field Type Null
Id_balita varchar(10) No
Id_anggota_kk varchar(10) No
Bb_waktu_lahir varchar(10) No
Pb_waktu_lahir varchar(10) No
Kms_balita varchar(1) No
Keterangan pengisian :
a. Id_Balita sebagai Primary Key
b. Id_Anggota_kk adalah current key dari Tabel Angggota_kk
c. BB_wkt_lhr : adalah berat badan Balita Waktu Lahir
d. PB_wkt_lhr : adalah Panjang badan Balita Waktu Lahir
e. KMS_Balita adalah Kepemilikan Kartu Menuju Sehat, yang berisi kategori Ya dan Tidak

« Entri lama
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.